Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2019

Saintek Is God In The Universe

Ilustrasi Saintek Is God In The Universe    (Sains dan Teknologi Adalah Tuhan di Alam Semesta)  Hasrat soal 80 juta tak mampu menggapai klimaks penerungan jiwa. Barulah diskusi pada Rabu (9/1/2019) di Caffe Cini-Cini mampu membangkitkan libido ini berceceran hingga ke semesta.  "Woww, Kok Bisa?" Pasalnya, selepas mencicipi tetes terakhir Kopi Teras Kinoi. Saya harus mendengarkan bayolan semenarik yang digelar Komunitas Mata Literasi bertema 'Literasi dan Masa Depan Generasi' dengan membandrol seorang 'berambut putih penuh, kurus kerempeng'.  "Anda Menduga bahwa Ia Orang Barat!..., saya jawab: dugaanmu terlalu rendah". 'Rupa' tak meyakinkan, ia paparkan ke polosok 'kegilaan' berpikir manusia. Ketika kedipan mata setiap orang lebih tertuju kepada botak. Saya balas, saya lebih kepada rambutnya bak salju yang mengalami erosi di gunung Himalaya, bak film serial naruto dengan aktor kakasih hateke.  Rambutn...